Translate

Showing posts with label Mithology. Show all posts
Showing posts with label Mithology. Show all posts

Surah Al Qhashas : 38

( 28/38 )
Di Dalam Sura al-Qasas 28:38 dikatakan,
Dan berkata Fir'aun: "Hai pembesar kaumku, aku tidak mengetahui tuhan bagimu selain aku. Maka bakarlah hai Haman untukku tanah liat kemudian buatkanlah untukku bangunan yang tinggi supaya aku dapat naik melihat Tuhan Musa, dan sesungguhnya aku benar-benar yakin bahwa dia termasuk orang-orang pendusta."
Firraun tidak pernah membangun menara. jika yang dimaksud adalah piramida, 
maka itu bukanlah menara (bangunan tinggi),Melainkan bangunan yang megah (besar) 
lagipula piramid dibangun untuk makam para firaun.
Bukan untuk mencapai langit dan melihat tuhan,
Menara yang dibangun oleh keturunan Adam itu dibuat dari tanah liat yang dibakar. 
Menara itu dinamakan Menara Babel karena terletak di Chaldea (Negara Irak saat ini). 
Menara ini dibangun setelah terjadinya peristiwa Air Bah (Kejadian 11:1-9).

Jadi, MUSTAHIL jika Firaun yang memerintahkan pembangunan Menara Babel
Disamping itu, Menara Babel tidak dibangun di Mesir. 
Kesalahan lainnya adalah dimana ALLAH swt bingung dengan identitas Haman, mengira bahwa Haman adalah Perdana Menteri Firaun, padahal Haman sebenarnya merupakan pejabat tinggi dari Raja Ahasweros yang memerintah di Median dan Persia.
Menara Babel dibangun berabad-abad sebelum munculnya Musa dan Firaun. 
Jadi di sini kita menemukan ada 3 kesalahan kronologis hanya dalam satu ayat Quran saja!

SEDIKIT URAIAN TENTANG PIRAMIDA GIZA
Piramida Agung Giza adalah bagian utama dari kompleks bangunan makam yang terdiri dari dua kuil untuk menghormati Khufu (satu dekat dengan piramida dan satunya lagi di dekat Sungail Nil), tiga piramida yang lebih kecil untuk istri Khufu, dan sebuah piramida "satelit" yang lebih kecil lagi, berupa lintasan yang ditinggikan, dan makam-makam mastaba berukuran kecil di sekeliling piramida para bangsawan. Salah satu dari piramida-piramida kecil itu menyimpan makan ratu Hetepheres (ditemukan pada tahun 1925), adik, dan istri Sneferu serta ibu dari Khufu. 
Juga ditemukan sebuah kota, termasuk sebuah pemakaman, toko-toko roti, pabrik bir, dan sebuah kompleks peleburan tembaga. 
Lebih banyak lagi bangunan dan kompleks ditemukan oleh Proyek Pemetaan Giza.
Beberapa ratus meter di barat daya Piramida Agung terdapat sebuah piramida yang sedikit lebih kecil, Piramida Khafre, salah satu penerus Khufu yang juga dianggap sebagai pembangun Sphinx Agung, dan beberapa meter lebih jauh ke barat daya adalah Piramida Menkaure, penerus Khafre, yang ketinggian piramidanya sekitar separuhnya.
Perkiraan waktu penyelesaian Piramida ini disepakati sekitar tahun 2560 BC.[1]
Wazir Khufu, Hemon, atau Hemiunu, dipercaya sebagai arsitek dari Piramida Agung.[2]

[1]^ http://www.pbs.org/wgbh/nova/pyramid/explore/khufustory.html
[2]^ Kimmelman, Michael (1999-09-17). "Egyptian Art: The Mysterious Lure of an Old Friend". 

The New York Times. Diakses 2006-07-13.
:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
___________________________
________ ________

 "Semoga Para Pemuda Bangsa Setanah Air ku. Dapat Segera Melihat Kebenaran Ini"
Support By : 

Fenomena Jin & Bola Api

JIN & BOLA API

Muhammad berbicara panjang lebar tentang jin. (Qs. Jin)
Dia mengatakan kepada pengikutnya bahwa jin terbuat dari api. 
Mereka berdiri di persimpangan jalan ke langit untuk menguping percakapan dari "majlis ta'la" . 
atau Majelis tinggi adalah istilah yang digunakan oleh Sumeria untuk merujuk pada reuni kuno dewa mewakili Pantheon Sumeria, dipimpin oleh An dan Enlil. 
Para jinpun dapat menduduki beberapa tempat dilangit sebelumnya.
Muhammad percaya bahwa meteorit adalah panah api yang dilemparkan oleh malaikat untuk mencegah jin dari menguping.
Dan sesungguhnya kami telah mencoba mengetahui (rahasia) langit, maka kami mendapatinya penuh dengan penjagaan yang kuat dan panah-panah api,dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang barangsiapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu) tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya).Q. 72: 8-9
Dia mengulangi gagasan yang absurd dalam ayat yang berbeda.
"Sesungguhnya Kami menghiasi langit yang hampir kedunia dengan perhiasan bintang-bintang. Dan untuk memeliharakan daripada tiap-tiap syetan yang durhaka. Mereka tidak dapat mendengar ke alam yang Mahatinggi, dan mereka dilempari dari tiap-tiap penjuru. Q. 37: 6/10
Dan juga.
"Tuhan langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya dan Tuhan tempat-tempat terbit matahari.Q.37:5
"Sesungguhnya Kami telah menghias langit yang terdekat dengan hiasan, yaitu bintang-bintang,dan telah memeliharanya (sebenar-benarnya) dari setiap syaitan yang sangat durhaka, Q. 67:5
Alam semesta yang dibayangkan oleh Muhammad, seperti alam dongeng. 
Bumi baginya datar yang Matahari diterbit 
dari laut di satu ujung dan terbenam di air berlumpur di ujung. 
Dalam bahasa Arab, kata " sama' "berarti surga dan langit. 
Muhammad, seperti sezamannya, tidak membuat perbedaan antara keduanya. 
Dia mengatakan surga (langit) terbuat dari tujuh lapisan.
dan meletakkan bintang di lapisan terendah, lebih rendah dari bulan. 
Dia berpikir bintang adalah lampu tergantung 
pada kubah langit untuk menghiasi langit yang lebih rendah. 
Ketika jin memanjat naik kesana untuk menguping,pembicaraan penghuni langit.
maka malaikat penjaga langit melempari jin-jin tersebut dengan bintang-bintang.
Bukankah ini omong kosong? Absurditas? Konyol?
Bintang adalah matahari ribuan tahun cahaya dari bumi. 
Dan matahari terbit,terbenam ditempat manapun dari penglihatan bumi,dan tidak pernah terbit,terbenam dalam penglihatan angkasa luar.
Langit juga bukan ruang tujuh lapis (https://www.facebook.com/notes/-pepadhange-urip-/tujuh-lapis-langit/665258413554089)  ,melainkan ruang hampa tanpa batas.
Terlepas dari kenyataan bahwa ide jin penguping ini konyol, tapi
Jika itu tertulis dalam Quran, maka itu pasti benar,sejauh pandangan mereka. 
Bahwa menolak ide bodoh ini sama saja dengan menolak Quran. "

Hadits berikut ini melengkapi kisah di atas.
Dari ’Aisyah , katanya : ”Aku pernah bercerita kepada Rasulullah , bahwa para tukang tenung berkata begini dan begitu. Kami lihat kenyataannya memang benar”. Berkata Nabi , ”Kata-kata yang benar itu tertangkap oleh bangsa jin, lalu dibisikkannya ke telinga tukang tenung dan ditambah-tambahnya dengan seratus kedustaan.
[ HR. Muslim ]
Dari ‘Aisyah , katanya : ”Orang banyak bertanya kepada Rasulullah tentang praktek tukang-tukang tenung.
Jawab beliau : ”Mereka itu tidak benar !”.
Tanya mereka pula, ”Kadang apa yang mereka katakan itu memang benar terjadi. Bagaimana itu?”
Jawab Rasulullah : ”Ucapan yang benar (dari langit) terdengar oleh bangsa jin, lalu dibisikkannya ke telinga tukang – tukang tenung seperti ayam betina. Dan mereka campur dengan seratus kebohongan”.
[ HR. Muslim ]
Dari Aisyah diriwayatkan bahwa sebagian kaum muslimin bertanya kepada Rasulullah tentang para peramal. Beliau berkomentar: "Mereka itu tidak ada apa-apanya." Mereka berkata: "Wahai RAsulullah, terkadang mereka membicarakan suatu hal, ternyata hal itu betul-betul terjadi." Beliau berkata: "Itu adalah kata-kata yang dicuri jin dari (berita langit), lalu dibisikkan ke telinga walinya (para dukun), lalu para peramal itu mencampurkannya dengan seratus kebohongan.." 
[ Sahih Bukhari jilid 9, kitab 93, Nomor 650 ]

Bagi muslim,apapun yang tercantum dalam quran,pasti benar.
Pikiran bahwa Quran adalah palsu tidak masuk pikiran mereka. 

( Dalam fanatisme Abadi )
:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
___________________________
________ ________

 "Semoga Para Pemuda Bangsa Setanah Air ku. Dapat Segera Melihat Kebenaran Ini"
Support By : 

9 Kisah Penciptaan

SEMBILAN KISAH PENCIPTAAN

Banyak di antara kita pasti pernah mendengar bagaimana bumi dan manusia diciptakan, 
seperti bagaimana Tuhan menciptakan bumi dan manusia dalam waktu 6 hari, atau bagaimana bumi lahir dari tubuh raksasa (titan).
Selain dua kisah ini, masih ada kisah penciptaan (creation myth) lain bagaimana bumi kita dapat menjadi seperti sekarang ini.

1. Titan dan Dewa Yunani (Kisah Yunani)
Dalam kisah ini dikatakan bahwa awalnya bumi dipenuhi oleh kekacauan, dan dari kekacauan ini lahirlah Erebus, tempat dimana kematian berkumpul dan Malam. Lalu Cinta-pun lahir, dari Cinta muncul Cahaya dan Siang. Dari Cahaya dan siang ini, lahirlah Gaia, si Bumi. Malam-pun menciptakan kematian, takdir, tidur, mimpi, permusuhan dan kegelapan lainnya.
Gaia, si Bumi kemudian menciptakan Uranus, si langit, untuk menyelimuti dirinya. 
Dari hubungan merekalah lahir para 12 Titan dan beberapa monster. 
Monster seperti Hecatonchires, monster dengan 50 kepala dan ratusan tangan, dan Cyclops, monster besar bermata satu. Lalu 12 Titan, 6 laki-laki dan 6 perempuan. Uranus membenci anak-anaknya karena menyerupai monster, ia mengurung mereka di Tartarus, Perut Bumi. 
Mengetahui hal ini, Gaia-pun marah dan membuat sebuah senjata yang diberikannya ke anak bungsunya, Kronos.
Pada saat Uranus sedang bermesraan dengan Gaia, Kronos melompat dan memotong alat kelamin ayahnya yang kemudian membuat Uranus berdarah-darah jatuh ke tanah. Kronos-pun menjadi penguasa selanjutnya yang akan melahirkan dewa-dewa Yunani lainnya dari hubungan dengan Rhea, adiknya. Salah satu di antara dewa itu adalah Zeus, penguasa selanjutnya sehabis Kronos.
Nah, di masa kekuasaan Zeus inilah ras manusia diciptakan, para dewa tertarik untuk menciptakan mahluk yang menyerupai mereka tetapi tidak abadi, yaitu manusia.

2. Kisah Penciptaan Rig Veda (Kisah Hindu)
Kosmologi Hindu menceritakan banyak sekali kisah penciptaan.
Salah satu kisahnya adalah Rig Veda, kisah mengenai mahluk raksasa, Purusha yang memiliki ribuan kepala, mata dan kaki. Ia menyelimuti bumi.
Pada saat Sang Dewa mengorbankan Purusha, beberapa bagian badannya berubah menjadi dewa Agni, Vayu, dan Indra, serta 4 kasta yang dikenal dalam agama Hindu, yakni Brahmana, Ksatria, Waisya dan Sudra, kasta-kasta inilah yang menjadi manusia umumnya.
Dalam kisah ini dikatakan bahwa bumi selalu berada dalam siklus yang sama, yaitu penciptaan-pemeliharaan-penghancuran. Hal ini dilakukan oleh Dewa Trimurti, yakni Brahma (pencipta), Vishnu (pemelihara), dan Shiva (penghancur). Brahma akan menciptakan dunia ini dan bertahan selama 4,32 miliar tahun, kemudian dalam masa itu Vishnu akan memelihara dunia ini. Setelah tiba saatnya, Shiva akan menghancurkan dunia ini dan siklus diulang lagi.

3. Izanagi dan Izanami (Kisah Jepang)
Pada awalnya, dewa-dewa menciptakan 2 ilahi (mahluk suci) bersaudara, Sang Kakak Laki-laki Izanagi dan Sang Adik Perempuan Izanami. Menggunakan tombak berlian Sang Dewa, mereka menciptakan pulau pertama, Onogoro.
Pada pulau tersebut, Izanagi dan Izanami meinkah, menghasilkan keturunan yang cacat. Para dewa menyalahkan perbuatan mereka yang melanggar adat dimana Si Perempuan, Izanami, berbicara terlebih dahulu di ritual pernikahan mereka. 
Setelah mereka mengulang dan memperbaiki ritual pernikahan tersebut, pasangan ini menghasilkan pulau Jepang dan dewa-dewa lainnya.
Pada saat melahirkan dewa api - Kagutsuchi-no-kami -, Izanami meninggal. Di saat kematiannya, Izanami memberikan nyawanya untuk melahirkan manusia dan binatang.
Izanagi yang tidak mamu menerimanya, datang ke tanah kematian, Di sisi lain, Izanami yang telah memakan makanan di Yomi, telah membusuk badannya. Izanagi yang melihatnya takut dan kabur, Izanami-pun marah dan mengejar Izanagi. Setelah Izanagi berada di gerbang Yomi, ia menutupnya dengan batu besar karena ketakutannya. Hal inilah yang menjadi cikal bakal terpisahnya kehidupan dan kematian. (Seperti Kisah Persephone dan Hades).

4.  Yin dan Yang, Pagu dan Dewi Nuwa (Kisah Cina)
Sebuah telur kosmik yang berada di kekosongan tanpa waktu, berisikan sebuah kekuatan Yin dan Yang. Setelah beribu-ribu tahun, mahluk pertama muncul, dengan nama Pangu. Kekuatan Yin yang lebih berat, menciptakan bumi dan Kekuatan Yang yang lebih ringan, menciptakan langit.
Setelah Pangu tumbuh secara terus menerus, 10 kaki per hari selama 18 ribu tahun, pekerjaannya selesai dan ia meninggal. Bagiannya menciptakan berubah menjadi elemen-elemen di alam semesta ini, seperti binatang, fenomena alam, petir, matahari, bulan, gunung, sungai, bintang, dan sebagainya.
Sang Dewi Nuwa kesepian, jadi ia menciptakan manusia dari tanah dari Sungai Kuning  (Yellow River). Ia merasa senang dengan manusia pertama ciptaannya, tetapi karena pembuatannya memakan waktu lama, ia menggunakan tetesan lumpur yang setiap 
tetesannya menjadi manusia baru.

5. Quetzalcoatl (Kisah Suku Aztec)
Suku Aztec percaya bahwa pada awalnya, bumi ini kosong tidak ada apa-apa kecuali kegelapan dan dewa tertinggi yang bernama Ometeotl. Akan tetapi, pada suatu hari Ometeotl melahirkan 4 dewa lain. Para dewa ini menciptakan bumi, mengisinya dengan raksasa.
Dewa pertama, Tezcatlipoca, si Jaguar, membuat matahari, ia menguasai bumi. Tetapi kemudian, dewa Quetzalcoatl menyingkirkannya ke lautan dan ia menjadi penguasa bumi selanjutnya yang menciptakan manusia. Tezcaptlipoca yang kembali, menyingkirkan Quetzalcoatl dari langit. Hal ini menyebabkan adanya angin raksasa di seluruh belahan bumi, menyisakan sedikit manusia yang kemudian diubah menjadi monyet.
Dewa selanjutnya, Tlaloc menguasai bumi. Ia mengisi kembali bumi dengan manusia, akan tetapi Quetzalcoatl berusaha menguasai kembali tahtanya dan ia mengirimkan hujan api ke bumi, membunuh para manusia dan hanya menyisakan sedikit yang kemudian menjadi burung.
Berikutnya, Dewi Chalchiuhtlicue menguasai bumi. Tetapi karena perperangan antara dewa ini, Tezcatlipoca membuat bumi banjir dan ia mengubah manusia yang tersisa menjadi ikan. Karena hal ini, seluruh bumi dipenuhi air tanpa daratan.
Tezcatlopoca dan Quetzalcoatl memberhentikan pertarungan mereka dan menyingkirkan air tersebut dari bumi. Quetzalcoatl-pun pergi ke dunia kematian dan menipu dewa alam kematian, Mictlanctechutli, agar membebaskan tulang dari para manusia. Quetzalcoatl kemudian meneteskandarahnya untuk menghidupkan kembali para manusia yang kemudian dikenal dengan suku Aztec.
Untuk menunjukkan penghargaan mereka atas Quetzalcoatl, suku Aztec melakukan korban manusia pada event-event tertentu.

6. Atum (Kisah Mesir Kuno)
Bangsa Mesir Kuno mempercayai bahwa ada beberapa kisah penciptaan. Salah satu di antaranya adalah kisah yang dimulai dengan pusaran kekacauan Nu. Dari pusaran tersebut, lahirlah Atum atau Atem, Dewa Mitologi Mesir. Ia kemudian menciptakan bukit untuk tempat berdirinya. Atum juga memiliki mata yang dapat melihat segalanya.
Atum kemudian bersatu dengan bayangannya untuk melahirkan Anak laki-laki bernama Shu, Dewa Angin dan anak perempuan bernama Tefnut, Dewa Kabut. Keduanya diberikan tugas untuk menyelesaikan kekacauan yang ada. 
Untuk menyelesaikan kekacauan tersebut, Shu dan Tefnut menciptakan Geb, si Bumi dan Nut, si Langit. Pada awalnya mereka saling terikat, tetapi Geb kemudian mengangkat Nut di atasnya dan bumi-pun terlepas dari kekacauan. Hal ini tidak berakhir begitu saja, Shu dan Tefnut hilang dalam kegelapan.
Atum mencari Shu dan Tenfnut menggunakan matanya, dan ia dapat menemukan mereka kembali. Atum yang merasa bahagia karena dapat menemukan mereka-pun menangis, dan dari air matanya terciptalah manusia sekarang ini.

7. Enuma Elish (Kisah Bangsa Babylon)
Kisah penciptaan bangsa Babilonia, Enuma Elish, dimulai dengan dewa air, Apsu (air tawar) dan Tiamat (air asin), melahirkan beberapa generasi dewa, salah satunya adalah Ea dan banyak saudara lainnya. Akan tetapi, dewa-dewa muda ini menciptakan banyak suara sehingga Apsu dan Tiamat tidak dapat tidur.
Karena itu,  Apsu merencakan cara untuk membunuh mereka, akan tetapi Ea membunuhnya terlebih dahulu. Tiamat yang mengetahui hal ini-pun marah dan merencanakan balas dendam dengan menciptakan banyak monster, salah satunya adalah manusia kalajengking. Untuk melawan ini, Ea dan Dewi Damkina menciptakan Marduk, Dewa Raksasa dengan mata 4 dan telinga 4 dengan tujuan melindungi mereka.
Pada saat pertarungan dengan Tiamat, Marduk menang, dan berhasil membunuhnya dengan panah ke jantung Tiamat. Ia kemudian merobek tubuh Tiamat menjadi 2, kedua bagian ini menciptakan bumi dan langit, laluia menciptakan manusia untuk melakukan pekerjaan yang tidak ingin dilakukan para Dewa seperti bercocok tanam contonya.

8. Ahura Maza, Mashya dan Mashyanag (Kisah Bangsa Persia)
Kepercayaan Budha di era Persia Pertengahan mengatakan bahwa bumi diciptakan oleh Dewa Ahura Mazda. Ia menciptakan Alburz, gunung yang tumbuh 800 tahun hingga akhirnya menyentuh langit, pada titik itu, hujan turun dan membentuk sungai Vourukasha dan 2 sungai besar lainnya.
Hewan pertama, banteng putih, tinggal di tepi sungai Veh Rod. Akan Tetapi, iblis Angra Mainyu membunuhnya. Benih banteng tersebut terbawa ke bulan dan disucikan, menciptakan banyak hewan dan tumbuhan.
Di seberang sungai, tinggallah manusia pertama, Gayomard, yang juga dibunuh oleh Angra Mainyu, benihnya kemudian menciptakan tumbuhan rhubarb yang membuahkan Mashya dan Mashyanag, manusia fana pertama.
Angra Mainyu tidak membunuh mereka, tetapi menipu mereka agar mereka memujanya dan 50 tahun setelah mereka melahirkan anak kembar, mereka ditipu untuk memakan anak mereka sendiri. Mereka yang berdosa, melahirkan 2 anak kembar lagi dan dari kedua anak kembar ini lahirlah para manusia Bangsa Persia.

9. Ymir dan Odin (Kisah Norwegia)
Kisah ini dimulai dengan kekosongan di dunia pada tempat yang dikenal dengan Ginnugagap. Selatan dari Ginnugagap adalah alam liar, Muspell, yang penuh dengan api dan racun. Utara dari Ginnugagap adalah alam Nilfheim dimana hanya ada es, gunung es dan kegelapan. Karena panasnya Muspell, Nilfheim-pun mulai meleleh dan dari es yang meleleh, mahluk pertama muncul. Mahluk pertama ini adalah Raksasa Ymir.
Selain Raksasa Ymir, es tersebut juga mengeluarkan seekor sapi yang terus menjilati es yang ada dan mengeluarkan lagi Dewa Buri dan Istrinya. Pasangan ini memiliki anak Bor, yang kemudian Bor akan memiliki anak dengan nama Odin, raja para dewa.
Karena kekejaman Ymir, para dewa menentangnya dan Odin-pun berhasil membunuh Ymir, Ymir jatuh dan tubuhnya menjadi bumi, darahnya menjadi sungai, dagingnya menjadi daratan, tulangnya menjadi gunung dan rambutnya menjadi tumbuhan. Odin juga membuat langit dari tengkorak kepalanya yang ditopang dengan 4 pilar. Odin juga berhasil membuat matahari, bulan dan berbagai tumbuhan.

Tumbuhan yang paling besar adalah Yggdasril yang tumbuh di tengah bumi, Odin yang puas akan hal ini menamkan tempat itu sebagai Midgard. Setelah itu, Odin menciptakan manusia dari 2 pohon, ash dan elm, pasangan inilah yang melahirkan seluruh manusia sekarang ini.
:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
___________________________
________ ________

 "Semoga Para Pemuda Bangsa Setanah Air ku. Dapat Segera Melihat Kebenaran Ini"
Support By : 

Mythologi Tujuh Langit Dalam Al Qur'an

TUJUH LAPIS LANGIT
(Mitos Tujuh Langit)

Harun Yahya, telah menerbitkan artikel berikut di situsnya.
Setelah kami mengklarifikasi kesalahannya, ia dihapus.
Namun, masih ada situs Islam lainnya yang menunjukkan artikel ini.
Lapisan Atmosfer
Satu fakta tentang alam semesta yang terungkap dalam ayat-ayat Al Qur'an adalah bahwa langit terdiri dari tujuh lapisan.
"Dan Dialah yang menciptakan semua yang ada di bumi untuk kamu dan kemudian mengarahkan perhatian-Nya ke surga dan mengaturnya menjadi tujuh langit biasa. Dia memiliki pengetahuan tentang segala sesuatu. " (Al Qur'an, 02:29)
"Kemudian Dia berbalik ke surga ketika itu asap. Dalam dua hari Ia ditentukan mereka sebagai tujuh langit dan mengungkapkan, di setiap langit urusannya sendiri. " (Al Qur'an, 41:12)
Kata "langit", yang muncul di banyak ayat dalam Al Qur'an, digunakan untuk merujuk pada langit di atas bumi, serta seluruh alam semesta.Dengan makna kata, terlihat bahwa langit bumi atau atmosfer, terdiri dari tujuh lapisan.
Bumi memiliki semua atribut yang dibutuhkan untuk kehidupan. Salah satunya adalah atmosfer, yang berfungsi sebagai perisai melindungi makhluk hidup.Hari ini, adalah fakta menetapkan bahwa atmosfer terdiri dari lapisan yang berbeda berbaring di atas satu sama lain. Sama seperti yang dijelaskan dalam Al Qur'an, atmosfer terdiri dari tujuh lapisan tepat.Ini tentunya merupakan salah satu mukjizat Al-Qur'an.
Memang, saat ini diketahui bahwa atmosfer bumi terdiri dari lapisan yang berbeda yang terletak di atas satu sama lain. Selanjutnya, terdiri, seperti dijelaskan dalam Al-Qur'an, persis tujuh lapisan. Dalam sumber ilmiah, hal tersebut diuraikan sebagai berikut:
14 abad yang lalu, ketika langit diyakini satu tubuh terpadu, Al-Qur'an secara ajaib menyatakan bahwa itu terdiri dari lapisan, dan apa yang lebih, "tujuh" lapisan.Ilmu pengetahuan modern, di sisi lain, menemukan fakta bahwa atmosfer yang mengelilingi Bumi terdiri dari "tujuh" lapisan dasar hanya sangat baru-baru ini.

Kebenaran Tentang 7 Lapisan Langit
Konsep Copernican pra alam semesta adalah geosentris, yaitu mereka berpikir bahwa bumi itu datar dan terletak di pusat alam semesta. Mereka percaya bahwa matahari dan bulan bersama dengan Saturnus, Jupiter, Mars, Venus dan Merkurius yang membuat tujuh benda dikenal langit adalah dewa. Ini adalah satu-satunya benda orang bisa mengamati dengan mata telanjang mereka bergerak di langit sementara bintang-bintang tampaknya fix.

Lapisan langit
Mereka percaya bahwa planet-planet ini atau "dewa" masing-masing memiliki bola sendiri. Lapisan tersebut tidak sama dengan orbit yang kita kenal. Planet-planet tidak mengorbit Matahari tetapi mereka semua berputar mengelilingi bumi datar dalam urutan ini:
Bulan
Merkurius
Venus
Matahari
Mars
Jupiter
Saturnus
Yang paling dekat dengan Bumi adalah Bulan dan terjauh, adalah Saturnus.
Oleh karena itu konsep 7 lapis langit didasarkan pada astronomi kuno, dimana setiap benda angkasa menduduki kristal bola yang ditempatkan di atas lain seperti lapisan bawah. .
Baik Yahudi dan Kristen membuat referensi ke lapisan ini dari langit.
Misalnya Dante dalam bukunya Divina Comedia mengacu pada itu dan rasul Paulus, dalam  2 Korintus 0:02 berkata:
"Aku tahu tentang seorang Kristen yang empat belas tahun yang lalu diangkat ke surga tingkat ketiga. Apakah itu di dalam tubuh atau di luar tubuh, aku tidak tahu-Tuhan yang tahu.
Langit adalah dunia fisik di atas. 

Konsep langit spiritual adalah sebuah konsep baru.
Dalam pikiran orang kuno perbedaan antara langit fisik (langit) dan langit spiritual adalah kabur.
Misalnya "cielo" dalam bahasa Spanyol berarti langit dan surga.
Tidak hanya langit memiliki tujuh lapisan, Bumi juga memiliki tujuh lapisan dan mewakili dunia bawah atau neraka.
Dante, misalnya mengunjungi tingkat terendah dari neraka bertemu dua pria dengan tubuh mereka berpisah dan dia mengetahui bahwa mereka adalah Muhammad dan Ali.

Ia menjelaskan pertemuannya dengan kedua orang ini secara grafis:
"Benar-benar tong, dengan kehilangan mid-board atau lintas-piece, tidak begitu pecah sebagai salah satu aku melihat celah dari dagu ke mana angin rusak: antara kakinya menggantung isi perutnya, bagian dalam nya yang terlihat, dan karung suram yang membuat kotoran dari apa yang tertelan. Sementara semua pada melihat dia aku memperbaiki diri, ia menatapku, dan dengan tangannya membuka diri dan berkata, "Sekarang melihat bagaimana saya membelah diri, melihat bagaimana hancur adalah Mahomet. Ali berjalan di depan saya menangis, sumbing di wajah dari dagu ke jambul; dan semua yang lain yang kamu melihat di sini adalah, ketika hidup, penabur skandal dan perpecahan, dan karena itu mereka begitu sumbing. "
Angka tujuh begitu berurat berakar dalam pikiran manusia kuno yang dapat Anda temukan di mana-mana.
Tujuh planet atau dewa telah diidentifikasi dan fase bulan berubah setiap tujuh hari.
Alkitab menyatakan bahwa Tuhan beristirahat pada hari ketujuh setelah ia menyelesaikan ciptaan-Nya. Dan setiap tahun ketujuh adalah cuti dan bahwa tujuh kali tahun ketujuh diantar pada tahun Jubilee.
Kemusyrikan dibagi minggu mereka dalam tujuh hari setiap hari mewakili dewa.
Sabtu yang merupakan hari pertama dalam minggu itu (karena masih berada di negara-negara Islam) didedikasikan untuk Saturnus (Dies Saturni),
Minggu ke Sun (Dies Solis),
Senin sampai bulan (Dies Lunae),
Selasa Mars (Dies Martis),
Rabu Mercury (Dies Mercurii),
Kamis untuk Jupiter (Dies Jovis), dan
Jumat Venus (Dies Veneris). [1]
Dari urutan ini datang ketujuh Archangel yang meliputi Michael, Gabriel, Raphael, Uriel, Raguel, Sariel, dan jatuh Lucifer.
Konsep pagan dari tujuh lapisan Langit merayap ke Yudaisme dan nomor tujuh dapat ditemukan dalam Yudaisme lebih dari tempat lain.
Mengapa?
Karena Midrash mengajarkan, ada tujuh lapisan langit, jelas merupakan pengaruh Paganisme dalam Yudaisme.
"Ketika Adam berdosa, yang Shechinah berangkat ke Langit Pertama.
Dosa Kayin memaksa ke Langit Kedua; Generasi Enos ke Ketiga; generasi air bah ke Keempat; Generasi dari Dispersi kepada Kelima;Sodom, ke Keenam; Mesir hari Avraham, untuk Ketujuh ... (Bereishis Rabbah 19:07) "[2]
Menurut kitab suci Yahudi, penciptaan terjadi 7 hari;
Naaman harus mencuci 7 kali di sungai Yordan untuk dibersihkan dari kusta;
Israel harus berbaris mengelilingi Yerikho 7 hari dan 7 kali pada hari ke-7;
mereka harus menyisihkan satu hari dalam 7 untuk istirahat dan ibadah.
Ada 7 kaki dian-bersenjata di kuil, dll Dalam buku terakhir,Wahyu,
telah disebutkan 7 roh, 7 kaki dian, 7 gereja, 7, 7 segel, 7 sangkakala, 7 botol, 7 guruh, 7 tulah, 7 gunung dan 7 raja. Periode kesusahan adalah menjadi 7 tahun menjadi "minggu tahun" terakhir dari Daniel 70 minggu (Dan 9:24 ff). [3]
Muhammad tidak menciptakan konsep tujuh lapisan Langit.
Dia hanya membeo tanpa memahami Pagan asal ide ini.
Dia menulis:
"Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa. Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang.... "
(Fussilat 41: 12)
Ayat ini tidak ada hubungannya dengan lapisan atmosfer seperti yang diklaim oleh penipu Harun Yahya. Ini ada hubungannya dengan konsep geosentris alam semesta yang lazim pada saat Muhammad.
Perhatikan juga bahwa menurut Muhammad, bintang adalah lampu yang ditempelkan di langit-langit lapisan bawah dari langit untuk tujuan perhiasan.
Tingkat yang lebih rendah adalah Bulan.
Jelas bintang tidak berada dalam lapisan yang sama di mana Bulan dan baik Bulan maupun bintang-bintang di bagian bawah atmosfer Bumi.
Bahkan konsep lapisan langit sebagaimana disebutkan dalam Quran begitu tidak berhubungan dengan lapisan atmosfer
bahwa situs Islam  www.understanding-islam.com mencoba memberikan makna sepenuhnya mistis ayat itu dan mengklaim bahwa mereka berbicara tentang "langit spiritual" yang jiwa akan temui setelah kematian. [4]
"Referensi fakta bahwa Allah telah menciptakan tujuh langit secara umum telah diberikan dalam Al Qur'an,jawaban kepada skeptisisme yang ditunjukkan oleh orang-orang kafir tentang kemungkinan adanya kehidupan setelah kematian. ... Itu mengacu pada luasnya ciptaan-Nya.
Ia mengatakan bahwa Allah tidak hanya menciptakan satu langit - yaitu, satu alam semesta, tapi tujuh langit - atau tujuh alam semesta.
Tampaknya bahwa alam semesta besar bahwa kita hidup, dari batas-batas yang belum dikenal manusia, hanyalah salah satu dari langit ini (alam semesta) ada tujuh semesta lain, yang kita - dengan semua perkembangan ilmiah kita - tidak tahu apa-apa tentang itu.
Ayat-ayat tertentu dari Al-Qur'an jelas menunjukkan bahwa massa besar seluruh ruang di sekitar kita hanyalah salah satu dari alam semesta ini ... "
Situs Islam www.pakistanlink.com
mengutip Maududi, sarjana Muslim terkenal dan penafsir Al-Quran yang mengatakan:
"Sulit untuk menjelaskan secara tepat apa yang dimaksud dengan 'tujuh langit'.
Dalam segala usia manusia telah mencoba, dengan bantuan observasi dan spekulasi untuk konsep 'langit', yaitu apa yang terletak di luar dan di atas bumi.
Seperti kita ketahui konsep-konsep yang telah dikembangkan sehingga terus-menerus berubah. Oleh karena itu akan tepat untuk mengikat makna kata-kata Al-Qur'an ke salah satu dari ini banyak konsep. Apa yang mungkin secara luas disimpulkan dari pernyataan ini adalah bahwa baik Allah telah membagi alam semesta di luar bumi menjadi tujuh bidang yang berbeda, atau bahwa bumi ini terletak di bagian alam semesta yang terdiri dari tujuh lapisan yang berbeda. "[5]
Maududi pada dasarnya mengatakan kepada kita Quran jelas tidak begitu jelas setelah semua. Dari hadits (terutama Hadis dari Mi'raj) kita belajar bahwa langit pertama adalah salah satu yang paling dekat dengan bumi. Jadi urutan dimulai dari bumi dan langit tertinggi adalah langit ketujuh [6].
Seperti yang dapat dilihat ulama Islam yang sebenarnya tidak dapat menjelaskan arti dari tujuh langit disebutkan dalam Quran dan mencoba untuk memberikan makna esoteris untuk itu.
Jika kita harus percaya bahwa tujuh langit adalah sebuah referensi terhadap tujuh lapisan atmosfer maka kita harus berasumsi bahwa bintang harus tidak lebih dari sebelas kilometer di atas Bumi, karena sebagai ayat 41:12 mengatakan langit yang lebih rendah dihiasi dengan bintang-bintang yang cemerlang.
The Troposfer berakhir pada sekitar sebelas kilometer di atas permukaan Bumi.
Tidak hanya Muhammad, seperti orang-orang lain pada masanya, percaya bahwa langit memiliki tujuh lapisan, ia juga berpikir bahwa Bumi terbuat dari tujuh lapisan juga.
"Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan bumi dengan nomor yang sama ..."]
Dalam ayat ini jumlah bumi tidak dipertanyakan. Ini mengasumsikan bahwa semua orang setuju bahwa ada tujuh bumi. Penekanannya adalah pada klaim bahwa Allah adalah pencipta tujuh bumi. Alasannya adalah karena seperti tujuh langit, orang-orang kuno telah sepakat bahwa ada juga tujuh lapis bumi.
Muhammad hanya menyatakan apa yang tampaknya menjadi jelas bagi orang-orang di zamannya, tapi tentu saja dia sudah mati salah menurut ilmu pengetahuan modern.
Apa tujuh bumi bahwa Muhammad bicarakan?
Jika ada tujuh benua di Bumi, apologis Muslim tidak akan ragu-ragu untuk mengklaim ayat ini adalah sebuah keajaiban.
Tapi kita tidak memiliki tujuh benua.
Muhammad berbicara tentang tujuh LAPIS Bumi. 
Dia berbicara tentang lapisan yang sama yang dijelaskan oleh Dante Infernonya.
Beberapa hadits membuat ini jelas.
Rasul Allah berkata, "Barangsiapa merampas tanah seseorang secara tidak adil, lehernya akan dikelilingi dengan itu turun tujuh bumi (pada hari kiamat). "[7]
Bawah bumi yang ketujuh adalah kiasan untuk bagian bawah neraka, di mana Dante menemukan Muhammad dan Ali dengan tubuh mereka Perselisihan.
Sangat menarik untuk dicatat bahwa baik Muhammad dan Ali menyerbu dan membunuh orang yang tidak bersalah, atau diasingkan mereka dan merebut tanah mereka tidak adil.
Fadak adalah sebuah desa yang indah dengan banyak taman-taman yang dirampas Muhammad dari kaum Yahudi Khaibar setelah memusnahkan mereka dan memberikannya kepada putrinya Fatima istri Ali.
Kami terkejut Dante tidak melihat Fadak di sekitar leher Muhammad dan Ali ketika dia melihat mereka di neraka.
Bukankah ini bukti lain bahwa deskripsi mereka tentang Neraka itu salah?
Penjelasan rinci tentang tujuh bumi diberikan oleh
Muhammad ibn 'Abd Allah al-Kisa'i:
"... Ada tujuh bumi.
Yang pertama disebut Ramaka, di bawah yang merupakan Barren angin, yang dapat dikekang oleh tidak kurang dari tujuh puluh ribu malaikat.
Dengan angin ini Allah menghancurkan orang Ad.
Penduduk Ramaka adalah bangsa yang disebut Muwashshim, kepada siapa yang abadi siksaan dan retribusi ilahi.
Bumi kedua disebut Khalada, dimana merupakan alat penyiksaan bagi penduduk neraka.
Ada berdiam bangsa yang disebut Tamis, yang makanan daging mereka sendiri dan yang minum darah mereka sendiri.
Bumi ketiga disebut Arqa, dimana tinggal mulelike elang dengan ekor spearlike.
Pada setiap ekor tiga ratus enam puluh duri beracun.
Bahkan satu pena ditempatkan di muka bumi, seluruh alam semesta akan berlalu. Penduduknya adalah bangsa yang disebut Qays, yang makan kotoran dan minum susu ibu.
Bumi keempat disebut Haraba, dimana tinggal ular neraka, yang besar seperti gunung. Setiap ular memiliki taring seperti pohon palem yang tinggi, dan jika mereka menyerang gunung paling besar dengan taring mereka itu akan rata dengan tanah.
Penghuni bumi ini adalah bangsa yang disebut Jilla, dan mereka tidak memiliki mata, tangan atau kaki, tetapi memiliki sayap seperti kelelawar dan hanya usia tua meninggal.
Bumi kelima disebut Maltham, dimana batu belerang menggantung di leher orang-orang kafir.
Ketika api menyala bahan bakar ditempatkan pada dada mereka, dan api melompat ke wajah mereka, seperti kerasukan Dia berkata: Api yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu (2:24), dan api akan menutupi wajah mereka (14: 50). 
Penduduk adalah bangsa yang disebut Hajla, yang banyak dan yang makan satu sama lain.
Bumi keenam disebut Sijjin.
Berikut adalah daftar dari orang-orang neraka, dan karya-karya mereka yang keji, seperti kerasukan Dia berkata: Sesungguhnya pembalasan tindakan orang fasik pasti Sijjin (83:7).
Di sinilah berdiam bangsa yang disebut Qatat, yang berbentuk seperti burung dan menyembah Tuhan dengan benar. Bumi ketujuh disebut Ajiba dan merupakan tempat tinggal dari Iblis. 
Ada berdiam bangsa yang disebut Khasum, yang HITAM dan pendek, dengan cakar seperti singa. Merekalah yang akan diberikan kekuasaan atas Gog dan Magog, yang akan dihancurkan oleh mereka ... [8]
Hal ini tidak sulit untuk melihat kisah ini adalah omong kosong.
Ini adalah dongeng yang bahkan anak-anak hari ini akan menertawakan.
Seperti telah berulang kali terbukti, Quran yang salah pada hampir semua pernyataan tersebut.
Satu kesalahan sudah cukup untuk membuktikan Muhammad bukanlah utusan Tuhan tapi pembohong.
Kami telah menunjukkan bahwa ada ratusan kesalahan dalam Quran.
Namun Muslim putus asa terus mencari "keajaiban" untuk menipu diri mereka sendiri dan menemukan validasi untuk keyakinan mereka.
 
___________________________________________________________________________________
CATATAN KAKI [ ]
1 - [Untuk memahami mengapa perintah ini dipilih lihat link ini:  http://www.12x30.net/origin.html ]
2 -   http://www.neveh.org/winston/parsha63/nitzvylc.html
3 -   http://www.answering-islam.org/Nehls/Ask/number19.html
4 -  http://www.understanding-islam.com/rq/q-014.htm
5 - (Menuju Memahami Qur'an, diterjemahkan oleh Zafar Ishaq Ansari, vol 1, hal.58 catatan no 34)
Dari hadits (terutama Hadis dari Mi'raj) http://www.pakistanlink.com/religion/2000/03-31.html
6 - Ibid
7 dan 8 - (Tales para nabi-Qisas al-anbiya, trans Wheeler M. Thackston Jr [Buku Besar Islam Dunia, Inc, Didistribusikan oleh Kazi Publications, Chicago, IL 1997], hlm 8-9.)
___________________________
 "Semoga Para Pemuda Bangsa Setanah Air ku. Dapat Segera Melihat Kebenaran Ini"
Support By : 

Al Qur'an Dan Tujuh Langit

KOSMOLOGI TUJUH LANGIT
Dalam Timaeus ( http://en.wikipedia.org/wiki/Timaeus_(dialogue) dan
Republic (http://en.wikipedia.org/wiki/Republic)
Plato berpendapat bahwa langit terdiri dari 7 lapis (sphere) yang masing-masing diwakili dengan 7 planet yang kelihatan :
Bintang tetap (tidak bergerak)
7. Saturn
6. Jupiter
5. Mars
4. Mercury
3. Venus
2. Matahari
1. Bulan
4 Bumi sebagai pusat alam semesta
Dan pada bagian lapis ke 8 tempatnya bintang-bintang tetap atau fixed stars.
Di atasnya tempat bersemayamnya Tuhan.
Konsep Plato ini mempengaruhi pemikiran Yahudi, tapi Yahudi yang menganggap angka 7 adalah angka keramat lebih memilih 7 lapis langit dan menempatkan bintang-bintang pada bagian lapisan yang paling bawah atau rakia.
Yahudi tetap setia kepada Bibel yang mengatakan bahwa diluar alam semesta adalah air, dan dibawah bumi adalah alam kubur, maka lahirlah konsep cosmology Yahudi yang mengatakan bahwa langit terdiri dari 7 lapis dan dilapisan paling atas adalah air dan diatasnya lagi adalah tahta Ilahi.
 
Kutipan dari Talmud Tract Hagiga
(http://www.sacred-texts.com/jud/t03/hgg03.htm)
Resh Lakish berkata, mereka (langit) ada tujuh, yaitu : Vilon, Rakhia, Shchakim, Zbul, Maon, Makhon, Araboth.
Vilon tidak ada kegunaan apapun selain ini , ia muncul di pagi hari dan pergi di petang hari, dan memperbaharui setiap hari karya penciptaan.
Rakia adalah yang tempat kedudukan matahari dan bulan, bintang-bintang dan gugus bintang.
Shchakim adalah tempat baru gerinda berdiri dan menggerinda manna (makanan surgawi) untuk orang-orang kudus.
Zbul adalah tempat dimana Jerusalem Surgawai dan Kuil, altar dibangun di sana, dan malaikat Michael pangeran agung berdiri dan mempersembahkan di atasnya suatu persembahan.
Maon adalah tempat kelompok malaikat-malaikat yang melayani Allah, yang melantunkan nyanyian Nya di malam hari dan diam di siang hari demi kemuliaan Israel……
Makhon adalah tempat d perbendaharaan salju,……………………………………………………….
Araboth (langit ke 7) adalah dimana kebajikan dan penghakiman dan rahmat, harta-harta karun kehidupan dan damai dan berkat, dan jiwa-jiwa orang kudus dan jiwa-jiwa yang akan diciptakan……………malaikat-malaikat yang melayani…………. tahta kemuliaan, dan sang Raja, Tuhan yang Hidup, tinggi dan ditinggikan, duduk diatas mereka di antara awan-awan, dan kegelapan dan awan dan kegelapan pekat mengelilinginya [/b].
Konsep cosmology Yahudi itu sama dengan konsep cosmology Quran.
QS 42 :12 Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.
 
Abu Dawud, Book 40, Number 470
Diriwayatkan Al Abbas ibn AbdulMuttalib:
Aku duduk di al Batha dengan para sahabat, dan diantaranya adalah Rasul Allah sendiri yang sedang duduk, ketika awan lewat di atas mereka, Rasul melihat ke atas dan berkata : ‘Kamu sebut apa ini ?’ Mereka berkata :’ Sahab’. Rasul berkata : ‘dan Munz ?’ Mereka berkata : ‘dan Muzn ‘. Rasul berkata :’. Dan anan ?’ Mereka berkata : ‘dan anan’. Abu dawud berkata : ‘saya tidak sungguh –sungguh yakin mengenai kata anan’. Rasul berkata :’ kamu tahu jarak antara langit dan bumi?’. Mereka menjawab :’kami tidak tahu’. Rasul kemudian berkata : ‘ Jarak antara mereka adalah 71, 72, atau 73 tahun (perjalanan onta). Langit yang di atasnya mempunyai jarak yang sama. Di atas surga ke 7 adalah lautan. Jarak antara permukaan dan dasarnya adalah sama seperti jarak antara satu lapis langit dengan lapis yang berikutnya. Kemuadian Allah yang disucikan dan di agungkan, ada di atasnya.
 
Sahih al Bukhari 4.414:
Diriwayatkan Imran bin Husain:
Dia (Rasulullah) berkata, “Pertama dari semuanya, tidak ada apapun kecuali Allah dan (kemudian di menciptakan tahtaNya) tahtaNya di atas air, dan dia menulis segala sesuatu dalam Al Kitab dan menciptakan Langit dan Bumi.”…………………………………..
 
Al Bukhari 4, no 429 (Isra Miraj)
Di riwayatkan oleh Malik bin Sasaa:
‘Kemudian kami naik ke langit ke 7 dan kembali pertanyaan dan jawaban yang sama diucapkan seperti pada langit yang sebelumnya. Di sini aku bertemu dan menyambut Abraham yang berkata,’Engkau disambut o anak dan seorang nabi.’ udian aku melihat Al-Bait-al-Ma’mur (Rumah Allah). Aku menanyakan Jibril mengenai ini dan dia berkata, ini adalah Al Bait-ul-Ma’mur dimana 70.000 malaikat mengerjakan shalat tiap hari.
___________________________
 "Semoga Para Pemuda Bangsa Setanah Air ku. Dapat Segera Melihat Kebenaran Ini"

Kitabullah

RAGAM SUMBER BLUNDER DALAM QURAN
 (Mitos mitos dalam kitab allah)


Bahan-bahan Legendaris
Muhammad menggunakan banyak materi khayalan dan legendaris sebagai sumber-sumber inspirasi Alquran. Sebagaimana yang dinyatakan oleh Profesor Jomier, seorang ilmuwan besar bangsa Perancis dalam bidang kajian Timur Tengah sebagai berikut:
Umat Muslim menerima materi dan kisah tersebut di atas sebagai Firman Tuhan, tanpa menanyakan terlebih dahulu mengenai apa latar belakang histories dari materi tersebut.
Sesungguhnya di situ kita menemukan legenda-legenda puitis yang popular, variasi-variasi dari tema religius yang diketahui berasal dari sumber-sumber lain.

Alquran Dari Sumber-Sumber Arab
Alquran mengulang fable-fabel Arab khayalan seolah-olah hal itu benar.
    Legenda-legenda Arab mengenai jin-jin yang menakjubkan mengisi lembar-lembar Alquran.
    Cerita mengenai unta betina yang melompat keluar dari sebuah batu, lalu menjadi seorang nabi.Dongeng ini sudah dikenal jauh hari sebelum Muhammad (Surat 7:73-77,85; 91:14; 54:29).
    Kisah mengenai seluruh penduduk desa yang berubah menjadi monyet-monyet karena mereka melanggar hari Sabat (yaitu bekerja mencari ikan di hari Sabat).
Kisah ini sudah sangat popular pada zaman Muhammad (Surat 2:64; 7:163-166).
    Cerita mengenai menyemburnya 12 mata air yang ditulis dalam Surat 2:60 sesungguhnya berasal dari legenda-legenda pra-Islam.
    Kisah yang dinamakan “Rip Van Winkle”, dimana 7 orang beserta hewan-hewan mereka telah tidur di sebuah gua selama 309 tahun dan kemudian bangun kembali dalam keadaan sehat walafiat (Surat 18:9-26). Dongeng tersebut dapat ditemukan dalam fabel-fabel Kristen dan Yunani maupun dongeng Arab yang disampaikan secara turun temurun.
    Fabel mengenai potongan-potongan dari 4 ekor burung yang mati yang kemudian dapat hidup kembali dan terbang atas panggilan Ibrahim.
 Ini merupakan cerita terkenal pada zaman Muhammad
(Surat 2:260) 
(Lihat betapa pelbagai tafsiran dan terjemahan Alquran yang Amat berbeda satu dengan lainnya. 
Ada yang menterjemahkannya sebagai “jinak” dan bukan “potong” bagi ke 4 merpati tersebut)
Kesimpulannya sudah jelas bahwa Muhammad menggunakan kesusasteraan zaman pra-Islam seperti “Saba Moallaqat Imra’ul Cays” dalam menyusun ceritanya seperti yang tertulis dalam Surat 21:96; 29:31,46; 37:59; 54:1 dan 93:1.

Alquran dari Sumber-Sumber Yahudi
Banyak dari cerita-cerita dalam Alquran yang berasal dari Talmud Yahudi, Midrash, dan hasil karya apokrif.
Hal tersebut dikemukakan oleh Abraham Geiger dalam tahun 1833, dan selanjutnya didokumentasikan oleh ilmuwan Yahudi lainnya yaitu Dr. Abraham Katsh dari Universitas New York dalam tahun 1954.
1. Sumber dari Surat 3:35-37 adalah terambil dari buku cerita khayalan yang disebut “The Protevangelion’s James the Lesser”.
2. Sumber dari Surat 87:19 adalah Perjanjian Abraham.
3. Sumber dari Surat 27:17-44 adalah Targum Ester ke 2
(Targum adalah terjemahan Kitab-kitab Perjanjian Lama dalam bahasa Aram).
4. Cerita fantastic mengenai Tuhan membuat orang “mati untuk ratusan tahun” tanpa menimbulkan pengaruh buruk atas makanan, minuman, atau keledainya merupakan fable Yahudi (Surat 2: 259 ff).
5. Pendapat yang menyatakan bahwa Musa dibangkitkan kembali dari kematiannya dan bahan-bahan lain, terambil dari Talmud Yahudi (Surat 2: 55, 56, 67).
6. Kisah dalam Surat 5: 30, 31 dapat juga ditemukan dalam karya pra-Islam yang ditulis oleh Pirke Rabbi Eleazar, Targum dari Jonathan ben Uzziah dan Targum Yerusalem.
7. Dongeng mengenai Abraham dilepaskan dari kobaran api Nimrod berasal dari Midrash Rabbah (lihat Surat 21: 51-71; 29: 16, 17; 37: 97,98).
Perlu diketahui bahwa Nimrod dan Abraham tidak hidup pada waktu yang bersamaan. Muhammad selalu mencampuradukkan sosok orang-orang di dalam Alquran, padahal sosok-sosok tersebut tidak hidup pada waktu yang bersamaan.
8. Perincian-perincian yang tidak bersifat Alkitabiah mengenai kunjungan Ratu Sheba (Saba) dalam surat 27: 20-44 berasal dari Targum ke-2 dari Kitab Ester.
9. Sumber dari Surat 2: 102 tidak diragukan lagi berasal dari Midrash Yalkut, Bab 44.
10. Cerita dalam Surat 7:171 mengenai Tuhan mengangkat Gunung Sinai dan mengancam untuk menempatkannya di atas kepala orang-orang yahudi adalah berasal dari buku Yahudi yang berjudul Abodah Sarah.
11. Cerita mengenai pembuatan patung anak lembu emas di padang belantara di mana patung tuangan tersebut begitu keluar dari api sudah dalam bentuk sempurna dan dapat melenguh (Surat 7: 148; 20:88), berasal dari Pirke Rabbi Eleazar.
12. Ada 7 surga dan neraka seperti yang diungkapkan dalam Alquran berasal dari Zohar (hasil karya intepretasi Kitab Suci Yahudi yang penulisannya berdasarkan pada metode mistik) dan Hagigah.
13. Muhammad menggunakan Perjanjian Abraham untuk mengajarkan bahwa suatu skala atau timbangan akan digunakan pada hari pengadilan akhir untuk menimbang perbuatan baik dan perbuatan jahat agar dapat ditentukan apakah seseorang akan masuk ke Surga atau ke Neraka (Surat 42: 17; 101: 6-9).

Alquran Dari Sumber-Sumber Ajaran Kristen Sesat
Salah satu dari fakta-fakta merusak dan paling banyak didokumentasikan mengenai Alquran adalah bahwa Muhammad menggunakan injil-injil dari ajaran “Kristen” sesat beserta fabel-fabelnya sebagai bahan dalam Alquran.
Encyclopedia Britannica berkomentar:
Injil yang dikenal Muhammad terutama berasal dari injil apokrif dan sumber-sumber sesat.
Sebagai contoh, dalam Surat 3: 49 dan 100:110, bayi Yesus berbicara dari palungan! Kemudian, Alquran menyatakan Yesus membuat burung-burung dari tanah liat menjadi hidup.
Padahal Alkitab memberitahu kita bahwa mujizat yang dilakukan Yesus yang pertamam adalah pada pesta perkawinan di Kana (Yohanes 2: 11).

Alquran dari Sumber-Sumber Sabian
Muhammad memasukkan unsur-unsur dari agama kaum Sabian ke dalam Islam.
Ia mengadopsi ritual-ritual para penyembah berhala seperti:
1. Menyembah di Kaabah
2. Sembahyang lima kali sehari berkiblat ke Mekkah (Muhammad memilih sembahyan lima kali sehari sama seperti yang dilakukan oleh masyarakat Sabian)
3. Berpuasa paruh hari sebulan penuh.
Alquran dari Sumber-Sumber Keagamaan Timur
Muhammad memperoleh ide-idenya dari agama-agama Timur
seperti Zoroastrianisme (agama budhis Persia) dan Hinduisme.
Semuanya ini memang sudah ada jauh-jauh hari sebelum Muhammad lahir.
Alquran mencatat hal-hal berikut ini sebagai berasal dari Muhammad, tetapi sebetulnya kisahnya sudah lama dikenal sebagai cerita rakyat, yang sekarang dikaitkan secara spesifik kepada Muhammad untuk pertama kalinya.
. Cerita mengenai suatu perjalanan layang melintasi 7 Surga.
. Perawan-perawan cantik yang tersedia di Surga.
. Jin-jin yang jadi Setan dan roh-roh lain dari Neraka yang bergentayangan.
. “Cahaya” Muhammad
. Jembatan Sirat
. Surga dengan anggurnya, para perempuan, dan lagu-lagu (dongeng dari orang-orang Persia tentang kenikmatan surga)
. Raja kematian
. Cerita burung merak.

Kesalahan Mengenai Yesus
Alquran bertentangan dengan pengajaran Alkitab mengenai pribadi dan pekerjaan Yesus Kristus. Menyalahi nubuat-nubuat para nabi sebelumnya, apalagi Injil, dikatakan dalam Surat 4: 157; 5:19, 75; 9:30 bahwa:
1. Yesus bukan Putera Tuhan (Padahal 700 tahun sebelumnya, nabi Yesaya menubuatkan Putera Tuhan ini, Sang Mesias, lihat Kitab Yesaya 9:5-6)
2. Dia tidak mati untuk menanggung dosa-dosa kita (Kembali Yesaya 53:12 menubuatkan kematian Sang Mesias untuk menanggung dosa orang banyak).
3. Dia tidak disalib (Yesus sendiri berkali-kali telah menubuatkan kepada murid-muridNya, bahwa diriNya akan disalib mati, dan dibangkitkan (Matius 20:19). Bisakah dan perlukah seorang Yesus menipu seberat itu kepada para muridNya? Bukankah akan heboh dan ketahuan juga andaikata Yesus berbohong?!)
4. Dia bukan manusia sekaligus Tuhan, melainkan hanya manusia belaka (Kembali baca Yesaya 9:5 bahwa Dia juga disebut “Allah yang Perkasa”)
5. Dia bukan Juruselamat (Bila dia tidak datang untuk menjadi Juruselamat, umat Islam tiak mempunyai jawaban terhadap pertanyaan : “Apa misi dan prestasi Yesus diutus ke dunia?” Bukankah Sang Pengutusnya lalu dipermalukan sendiri karena Yesus yang datang dengan segudang mujizat dan Injil Ilahi, tetapi justru berprestasi nol dan sia-sia, diistilahkan TIGA HILANG, karena
a. Injilnya sendiri yang asli hilang tidak terlacak (begitu yang dipercayai Islam), dan
b. Dia-nya sendiri hilang diraih Allah, ketika hendak disalib (?), dan yang paling parah
c. Seluruh pengikut-pengikutiNya hilang semua tergantikan akhirnya oleh pengikut Paulus yang mengajarkan kristianitas yang sesat yang justru menyembah DiriNya.
Mungkinkah Allah dan Yesus dikalahkan Paulus?
Pandangan Alkitabiah mengenai Yesus yang sama sekali bertentangan dengan pandangan Alquran ini tidaklah mudah untuk dihilangkan.
Hal ini jelas bukan karena masalah korupsi tetapi masalah pertentangan.
Hal ini merupakan salah satu pokok masalah yang tidak terjembatani selamanya memisahan 

Kekristenan dan Islam
Kesalahan Mengenai Trinitas
Alquran mengandung banyak kekeliruan mengenai apa yang diimani dan yang dilakukan oleh umat Kristen. Salah satu kekeliruan utama Alquran adalah salah dalam memahami doktrin Trinitas umat Kristen.
Muhammad secara keliru menganggap bahwa umat risten menyembah tiga Tuhan: Bapa, Ibu (Maria), dan Anak (Yesus), (Surat 5: 73-75, 116).
Sebagaimana yang dinyatakan oleh Richard Bell sebagai berikut:
Muhammad tidak pernah mengerti mengenai doktrin Trinitas.
Encyclopedia Britannica menyatakan:
Ada kesalahan konsep mengenai Trinitas di dalam Alquran.
Yusuf Ali dalam terjemahan Alquran yang dilakukannya mencoba menghindari kesalahan tersebut. Dia secara sengaja membuat terjemahan yang keliru terhadap Surat 5: 73.
Teks dalam bahasa Arab mengutuk mereka yang mengatakan bahwa: “Allah salah seorang dari yang tiga”, maksudnya adalah bahwa “Allah hanyalah satu dari tiga Tuhan”.
Baik Arberry maupun Pickthall menerjemahkan teks tersebut dengan benar.
Tetapi Ali sengaja menerjemahkan Surat 5:73 secara salah menjadi berbunyi:
Mereka menghujat barangsiapa berkata bahwa Allah adalah satu dari tiga dalam satu Trinitas. (God is one of three in a Trinity).
Kata-kata “dalam satu Trinitas” tidak pernah ada dalam teks bahasa Arab.
Ali menaruh kata tersebut dalam terjemahannya sebagai suatu usaha untuk menghindari kesalahan ayat Alquran yang merujuk umat Kristen sebagai mengimani tiga Tuhan. Dalam kenyataannya umat Kristen hanya mengimani Satu Tuhan Tri Tunggal: Bapa, Putera, dan Roh Kudus. Umat Kristen sama sekali tidak mengimani 3 Tuhan, dan Maria bukan salah satu oknum dalam Trinitas.
Bahkan Concise Dictionary of Islam mengakui: Dalam beberapa kasus, “materi” yang membentuk substansi narasi Alquran, (seperti pengakuan iman Kristen dan Yudaisme), tidaklah mencerminkan apa yang dipahami oleh umat Kristen atau umat Yahudi itu sendiri!
(Dengan perkataan lain, sinyalemen Alquran terhadap materi ajaran Kristen/Yahudi itu tidaklah tepat sebagaimana mestinya!)
Alquran jelas salah dalam hal ini sampai-sampai seorang Muslim seperti Yusuf Ali, harus secara sengaja membuat suatu terjemahan Alquran yang salah, demi menghindari kesalahan Alquran itu sendiri.

Kesalahan Mengenai ‘Anak’ Tuhan
Contoh Alquran membuat kesalahan dengan menyatakan bahwa umat Kristen percaya bahwa Yesus adalah “Anak” Tuhan. Istilah “Anak” di sini dipahami Alquran dalam artian bahwa Tuhan “Bapa” mempunyai tubuh laki-laki dan telah melakukan persetubuhan dengan Maria.
Itu sebabnya dalam pikiran Muhammad, mengatakan “Tuhan punya Anak” adalah menghujat, sebab hal itu berarti bahwa Tuhan berhubungan seks dengan seorang wanita
(Surat 2: 116; 6: 100, 101; 10:68; 16:57; 19: 35; 23:91; 37:149, 157; 43:16-19).
Padahal, umat Kristen percaya bahwa Maria adalah perawan ketika Yesus dikandungkan dalam tubuhnya oleh Roh Kudus (Lukas 1:35). Jadi Yesus adalah “Anak” Tuhan, tetapi bukan dalam pengertian seksual atau fisikal dan biological seperti yang dipahami Muhammad. 
Tuhan “Bapa” bukanlah manusia dan oleh karenanya tidak mempunyai tubuh laki-laki dan tidak berhubungan seks dengan siapa pun.
Jikalau itu yang dimaksudkan dalam Alqiran, dalam hal itu pulalah Alquran salah 100 persen!

Sembahyang Menghadap Yerusalem
Alquran sebagai wahyu lagi-lagi membuat kesalahan pengajaran dengan menyatakkan bahwa umat Kristen sembahyang menghadap Yerusalem (Surat 2: 144, 145) Umat Kristen jelas-kelas tidak berkiblat pada arah tertentu manapun di sunia ketika mereka sembahyang.
[Tuhan adalah Roh, penyembahan yang benar kepadaNya tidak ditentukan oleh arah dan tempat tinggal manapun (Yoh 4:21-24). 
Ruang, waktu, dan bahasa tidak mungkin boleh membatasi ke-MAHA-an diriNya!]

Kesalahan Mengenai Kepercayaan Yahudi
Alquran membuat kesalahan pengajaran dengan menyatakan bahwa umat Yahudi percaya bahwa Uzair adalah Anak Tuhan, seperti halnya umat Kristen menyatakan bahwa Yesus adalah anak Tuhan (Surat 9:30).
Hal tersebut sangat jauh dari kebenaran, karena orang-orang Yahudi tidak pernah mentuhan-kan Uzair secara ilahi.
Sebagaimana yang dinyatakan dalam Concise Dictionary of Islam sebagai berikut:
Banyak rincian-rincian mengenai Yudaisme yang ditulis dalam Alquran yang menyimpang dari apa aslinya kepercayaan Yahudi.29
[Walau sering mengenai Yudaisme berulang-ulang, namun pada dasarnya Muhammad tidak memahami dengan benar apa itu Kitab Taurat, apalagi Zabur, Injil].

Rasisme Arab
Menurut terjemahan bahasa Arab secara literal dari Surat 3:106-107, pada Hari Penghakiman, hanya orang-orang dengan wajah putih yang akan diselamatkan.
Orang-orang dengan wajah hitam akan dihukum. 
Ini merupakan rasisme dalam bentuknya yang paling jelek.
Sebagaimana Victor dan Deborah Khalil mengungkapkannya dalam artikel mereka mengenai Islam sebagai berikut:
Orang-orang Amerika berkulit hitam telah dibujuk oleh Islam secara luas, 
tetapi melalui informasi yang salah.
Mereka mendengar, “Kekristenan adalah agama orang kulit putih; 
Islam adalah agama dari segala bangsa”.
Mereka diberitahu bahwa Allah dan Muhammad adalah hitam.
Padahal sesungguhnya orang Muslim di Timur Tengah masih menganggap orang-orang berkulit hitam sebagai budak-budak. Bagi mereka, adalah lebih jelek daripada menghujat kalau mempercayai bahwa Allah atau Muhammad adalah hitam.”
Perlu pula dijelaskan bahwa orang-orang Muslim Arab telah memperbudak orang-orang Afrika berkulit hitam jauh hari sebelum orang-orang barat mulai melibatkan diri di dalamnya.
[Harap dibedakan: Kalau ada praktek perbudakan di kalangan orang-orang Barat, belum tentu mereka Kristen.
Dan bila pun mereka Kristen, praktek tersebut bukanlah legitimasi dari ajaran Kristen. Berlainan dengan Islam yang melegitimasikan perbudakan! Bahkan Muhammad sendiri memelihara budak, baca Hadis Shahih Bukhari col. 6 no. 435].

Sebuah Surga Kedagingan
Alquran menjanjikan suatu Surga penuh anggur dan seks bebas
(Surat 2: 25; 4: 57; 11: 23; 47:15)
Jika mabuk dan perbuatan tidak bermoral merupakan dosa selagi masih di dunia, bagaimana mungkin perbuatan semacam itu dibenarkan di Surga?
Apakah hal ini bukan merupakan bukti nyata kesekian kali bahwa Islam sesungguhnya merefleksikan ide-ide dan kebiasaan-kebiasaan dari budaya Arab abad ke-7?
Gambaran Alquran mengenai keindahan Surga sama persis dengan apa yang dipikirkan oleh para penyembah berhala bangsa Arab abad ke-7.
Konsep kedagingan dan duniawi mengenai harem dengan wanita-wanita dan segala macam anggur yang dapat diminum sungguh bertentangan langsung dengan konsep Alkitab mengenai Surga yang bersifat rohaniah, transcendental dan kudus (Wahyu 22: 12-17). 
Tak ada yang lebih jelas daripada pertentangan ini.
[Quran dengan bahasa surgawi (Arab) mencoba menggambarkan surga secara nyata.
Namun terperosok menggambarkannya secara keduniaan (seperti dongeng Persi).
Berlainan dengan penulis-penulis Alkitab yang memang menyadari bahwa bagaimana pun, pikiran dan bahasa dunia tidak akan mampu mendeskripsikan surga.].

Masalah Riba
Di Arabia abad ke-7, praktek-praktek menetapkan bunga atas uang yang dipinjamkan pada orang lain dikutuk sebagai riba. Jadi tidaklah mengherankan kalau Muhammad juga mengutuk riba dalam Alquran (Surat 2: 275 ff; 3: 130; 4:161; 30:39).
Alasan kami menunjukkan hal ini yaitu bahwa umat Muslim modern saat ini secara terbuka mengingkari ajaran Alquran dalam kaitannya dengan hal ini.
Umat Muslim sekarang akan menarik bunga pada uang yang dipinjamkannya dan mereka akan membayar bunga pada uang yang mereka pinjam.
Kalau umat Muslim harus menerapkan kutukan Alquran terhadap riba pada praktek keuangan mereka jaman sekarang, pasti tidak akan ada yang namanya bank-bank Muslim.
Bahkan pemerintah-pemerintah Muslim pun seharusnya tidak akan mengenakan bunga atau menerima bunga atas pinjaman. Itulah sebabnya mengapa beberapa pembela Muslim mencoba dengan segala cara untuk tetap bersih dari isu riba. 

Sebab kalau tidak, mereka harus mendefinisikan riba sebagai mengambil bunga tidak sah.
Namun sudah jelas, bukan saja dari Alquran, tetapi juga dari konteks sejarah, bahwa Muhammad melarang menarik bunga sama sekali atas semua uang yang dipinjamkan, terutama kepada sesama Muslim.
 __________________
___________________________
___________________________
 "Semoga Para Pemuda Bangsa Setanah Air ku. Dapat Segera Melihat Kebenaran Ini"

Fakta Mengenai Isra' Wa Mi'raj

BERITA TENTANG AL ISRA'
"Perjalanan malam muhammad dari masjidil haram ke masjidil aqsha"
Ada beberapa hadits yang melaporkan bahwa pada suatu malam, Muhammad mengendarai seekor kuda bersayap (buraq/pegasus), yang mana kuda tersebut membawanya dari Masjidil Haram (Mesjid yang ada Ka’bah) ke Mesjid Al Aqsa (yang ada di Yerusalem), dan dari sana kemudian membawanya ke langit ke-7 dimana diperlihatkan padanya neraka dan surga, lalu kemudian ia dibawa ke hadapan hadirat Allah.

– Kisah ini yang umumnya dipercayai oleh semua Muslim dan perjalanan menuju langit ketujuh disebut dengan istilah Mi’raj – 

Tapi Al Qur’an hanya mengkonfirmasi Isra' (masjidilharam ke masjidilaqsa)
“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam
dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya…” 
(Quran 17:1)
Di sini kita tidak akan membahas mengenai kemustahilan dari perjalanan tersebut.
Jika Tuhan itu Maha hadir (omnipresent), mengapa seseorang perlu pergi ke suatu tempat untuk bertemu dengannya?
Jika Muhammad bisa melakukan perjalanan dari Mekah ke istana Allah, mengendarai seekor kuda yang bersayap, dan kemudian kembali dalam satu malam, maka tahta Allah tak mungkin berada jauh dari Mekah. 
Kami heran, mengapa tak seorang pun telah menemukannya?
Apakah Tuhan itu berada di dalam jagat raya atau di luar jagat raya?
Jika Dia ada di dalamnya, maka ia diisi dengan jagat raya itu dan karenanya tak mungkin Ia bersifat tak terbatas.
Jika Dia ada di luar jagat raya, maka ia pastilah sejauh milyaran tahun cahaya dari kita dan karena itu tak ada seekor kuda bersayap manapun bisa mencapai tahtaNya dalam satu malam dan kemudian kembali pada malam itu juga.

Kisah ini secara sederhana bisa kita katakan sebagai sebuah dongeng belaka.
Kita juga tidak akan bertanya, mengapa Muhammad harus berhenti di Yerusalem terlebih dahulu sebelum pergi ke Langit 7. 
Apakah ada sebuah pintu gerbang langit di Yerusalem? Ya,menurut para pakar islam
Masalah yang ingin kita diskusikan adalah bahwa Mesjid Al Aqsa, sebagai “Mesjid Terjauh”, belum eksis pada masa Muhammad hidup.
Bait Suci Pertama di situs tersebut dibangun pada tahun 960 BC, yang menurut kesaksian Alkitab didirikan oleh Salomo untuk menaruh Tabut Perjanjian yang sudah dibawa oleh Daud 
ayahnya, ke Yerusalem.
Bait Suci itu dimusnahkan sama sekali oleh orang-orang Babilonia pada tahun 586 BC.

Bait Suci Kedua dibangun kembali pada tahun 515 BC, kemudian dibangun ulang oleh Herodes pada tahun 20 BC dan dihancurkan oleh Jenderal Titus (Roma) pada tahun 70 AD.
Ketika Kalifah Umar Ibn al-Khattab menaklukkan Yerusalem pada tahun 638 AD, ia melaksanakan sholat di situs dimana Bait Suci Salomo dulunya berdiri.
Kemudian Kalifah ‘Abd al-Malik ibn Marwan membangun sebuah mesjid di sekitar situs tersebut pada sekitar tahun 691 AD.
Menurut dugaan orang, Muhammad melaksanakan Mi’raj di sekitar tahun 621 AD.
Ada jarak waktu selama 70 tahun antara peristiwa Mi’raj dengan pembangunan Mesjid Al Aqsa. [Hal ini dilaporkan dalam The Concise Encyclopedia of Islam Harper & Row, 1989, p. 46 and 102.]

Bagaimana bisa, Muhammad menyebutkan Mesjid Al Aqsa, ketika mesjid tersebut belum ada? Apakah Muhammad tidak tahu bahwa Bait Suci orang Yahudi sudah dihancurkan pada tahun 70 AD atau isi Qur’an sendiri dimanipulasi dan ‘semakin diperkaya dengan informasi tambahan’ bertahun-tahun setelah kematian penulisnya, yaitu dengan mengijinkan dongeng-dongeng yang dibangun di sekitar Muhammad semakin berkembang setelah kematiannya?
Dalam hemat kami, alasannya ada pada yang terakhir.
Muhammad adalah seorang pria yang buta huruf.
Pengetahuannya terbatas hanya pada apa yang ia dengar dari orang lain – pembaca cerita dan para imam.
Referensinya terhadap kisah-kisah historis dan Alkitab sangat tidak lengkap.
Seringkali ia menyebutkan sebuah nama yang ia dengar kemudian menyebutkan sebuah peristiwa yang berkaitan dengan nama tersebut, namun yang terjadi adalah – oleh karena pengetahuannya sangat terbatas – acapkali ia melakukan kesalahan-kesalahan.
Hanya inilah yang bisa kita harapkan dari seorang pria yang tidak diperlengkapi dengan buku-buku dan yang sumber pengetahuannya hanya didasarkan pada apa kata orang.
Boleh jadi orang-orang Muslim berargumen bahwa “Mesjid” artinya semua tempat ibadah (sojda), itulah sebabnya mengapa rasul mengkaitkan bait suci Salomo sebagai Mesjid.
Dengan demikian, semua gereja, sinagoga dan Ateshkadehs Zoroastrian adalah mesjid-mesjid.
Pada masa Muhammad, ada sangat banyak “mesjid” yang dibangun di kota-kota yang lebih jauh dari Yerusalem (misalnya lebih jauh dari Mekah dan Medina), dan bahwa Mesjid Aqsa sebenarnya bukanlah mesjid terjauh.
Ini adalah sebuah blunder (kesalahan fatal) yang sangat kasat mata yang dilakukan oleh Muhammad, sehingga banyak dari sarjana Islam, termasuk Yusuf Ali mempunyai pendapat bahwa Mesjid Aqsa yang dimaksudkan oleh Qur’an, dimaksudkan sebagai TEMPAT dimana mesjid akan dibangun, dan bukan sebuah bangunan yang aktual.
Apologetika seperti ini bisa menjadi jalan keluar dari dilema yang harus dihadapi Muslim, jika tidak ada hadis berikut yang menjelaskan bahwa Mesjid Al Aqsa sesungguhnya adalah bangunan aktual yang dikatakan sudah ada pada masa Muhammad masih hidup.

Sahih Bukhari, Volume 4, Buku 55, Nomor 636:
Diriwayatkan oleh Abu Dhaar:
Aku berkata,”Oh Rasul Allah! Mesjid yang mana yang dibangun pertama kali?” Ia menjawab,” Al-Masjid-ul-Haram.” “Aku bertanya,”Yang mana yang (akan dibangun) setelah itu?” Ia menjawab “Al-Masjid-ul-Aqsa (yang ada di Yerusalem).” “Berapa lama periode di antara kedua mesjid tersebut?” Ia menjawab,”Empat puluh (tahun).” Kemudian ia menambahkan,”ketika waktunya sholat datang padamu, laksanakanlah sholat, sebab seluruh bumi adalah tempat untuk kamu beribadah.”
Tetapi hadits ini pun masih menghadirkan masalah lain. 
Menurut orang-orang Muslim, Masjidil Haram (Ka’bah) dibangun oleh Abraham yang hidup tahun 2000 BC
Dan Bait Suci Salomo (situs dimana Mesjid Al Aqsa terletak), dibangun pada tahun 958-951 BC.
Di sini ada jarak waktu selama lebih dari 1040 tahun antara tahun pembangunan kedua bangunan tersebut.
"Kebohongan besar akan menjadi benar saat diberitakan berulang ulang"
___________________________
 "Semoga Para Pemuda Bangsa Setanah Air ku. Dapat Segera Melihat Kebenaran Ini"

Mitos Islamisasi

SETIAP ORANG DILAHIRKAN SEBAGAI MUSLIM ???

"Semuanya bermula dengan Muslim yang mengklaim bahwa Adam dan semua nabi-nabi lainnya adalah orang Muslim."

Orang Muslim akrab dengan kebohongan. Mereka hidup dalam khayalan diri yang terus-menerus. Klaim bahwa semua orang dilahirkan sebagai Muslim dan kemudian diindoktrinasikan ke dalam iman-iman lainnya adalah hal yang menggelikan. Jika setiap orang dilahirkan sebagai Muslim, maka orang pasti akan menyaksikan bahwa setiap orang yang tidak terindoktrinasi dalam agama apa pun, akan ingin mempercayai Islam secara natural. Tetapi hal ini tidak terjadi. Malah kenyataannya banyak orang yang melihat Islam sebagai sesuatu yang menyeramkan. Karena itu orang-orang Muslim mencoba untuk membungkus Islam dengan “gula” yaitu melalui 1001 kebohongan, untuk membuatnya menjadi lebih pas.

Juga kita sedang menyaksikan bahwa bahkan mereka yang telah terindoktrinasi dalam Islam - sekarang malah mulai meninggalkannya, yaitu saat mereka justru telah memahami kebenaran palsu tentang agama ini. [kita menyaksikan betapa banyak orang-orang yang murtad dari Islam justru harus dicegah dengan pembunuhan terhadap mereka. Naturalkah?] Kesalahan dari klaim ini adalah pembuktian diri.

Islam bukanlah sebuah kelanjutan dari agama-agama sebelumnya. Muhammad mencontek bulat-bulat dari Perjanjian Lama, tetapi Tuhan Islamik dengan Tuhan Alkitab adalah dua ilah yang sangat berbeda, sesuatu yang barangkali Muhammad sendiri tidak mengetahuinya.

Sebenarnya, Muhammad mencoba mengkaitkan dirinya dengan nabi-nabi Alkitab untuk memperdaya orang-orang Yahudi dan orang-orang Kristen di Arabia. Bahkan ia mencoba memanfaatkan Yerusalem sebagai Kiblatnya, tetapi ia sama sekali tidak memberi bukti atas klaim palsu yang ia lontarkan, dan terpaksa berhenti berbicara tentang cerita-cerita Alkitab setelah ia melihat bagaimana para Ahli Kitab toh tidak mempercayai apa yang ia katakan.

Alkitab sama sekali tidak menulis apa pun mengenai Muhammad, kecuali bahwa Yesus sendiri telah memperingatkan para murid akan munculnya nabi-nabi palsu. Ia mengatakan “kamu akan mengenalinya dari buah-buah mereka”. Lihatlah buah-buah Muhammad! Apakah ia menjalani hidup yang suci? Ia adalah seorang penjahat keji. Ia (atas nama Allah) merampok, memperkosa, dan mencincang orang-orang tak bersalah dan membakar serta menjarah harta benda mereka. Itu sudah cukup bagi orang yang waras untuk mengetahui bahwa ia adalah seorang nabi palsu. Setelah memperhatikan buah-buah Muhammad, sekarang perhatikanlah buah-buah para pengikutnya, yang benar-benar ingin hidup sama seperti nabi mereka. Lihat bagaimana aksi-aksi kekerasan dan terorisme yang terus-menerus terjadi hingga hari ini, yang dilakukan dalam nama Allah dan Nabi Islam!

Jika demikian, mengapa ada lebih dari satu milyar manusia berpikir bahwa ia adalah seorang nabi yang benar? Kata kuncinya adalah “akal sehat”. Ketika tiba pada soal keyakinan, banyak orang yang mengabaikan akal sehat mereka. Mereka membanggakan diri mereka dalam kebodohan mereka dan mencemoohkan hikmat. Orang-orang Muslim melepaskan sepatu dan otak mereka di luar mesjid. Setelah mendengarkan kotbah yang membuat akal sehat mereka menjadi lumpuh, mereka keluar untuk mengambil kembali sepatu mereka, tetapi mereka melupakan otak mereka.

Orang Muslim mengatakan bahwa Islam adalah agama natural. Bayangkan betapa tak masuk akalnya klaim ini? Jika ia bersifat natural, mengapa Muhammad memaksa para pengikutnya untuk berperang dan menyebarkan agama mereka dengan pedang? Tak ada yang natural dalam Islam. Ini adalah sebuah iman yang bodoh dan berlawanan dengan intuisi. Muhammad menipu orang dengan ketakutan akan neraka dan janji-janji kelak akan mendapatkan para perawan, para jejaka yang bersinar seperti mutiara dan taman-taman dengan sungai-sungai anggur. Semua ritual-ritual Islam bukanlah sesuatu yang natural.

Apakah ada hubungan spiritualitas dan ibadah dengan gerak tubuh yang aneh? Jika ini dianggap natural, maka semua orang di seluruh dunia akan mengetahuinya secara intuitif, tetapi kenyataannya tidak, dan karena itu mereka harus diindoktrinasikan. Anak-anak Muslim harus dipukul dulu supaya taat hingga mereka kehilangan kehendak bebas mereka, hal paling mendasar yang menjadikan kita sebagai manusia. Seks itu natural. Merasa lapar pun natural. Menjadi marah ketika dihina juga natural. Mempercayai sebuah kuasa yang lebih tinggi ketika anda menghadapi sebuah krisis besar, juga sesuatu yang natural. Anda tidak harus mengajari hal-hal ini sebab mereka datang secara natural. Tetapi mempercayai hal-hal yang tak masuk akal dalam Islam dan Tuhan mereka yang sadis dan yang suka membalas dendam itu adalah hal yang tidak natural.

Berpuasa akan merusak kesehatan dan membuat orang menjadi gampang terganggu/tidak tenang. Ini bukan hal yang natural dan hal ini tidak menjadikan orang menjadi rohani. Orang-orang Muslim adalah orang-orang yang paling mudah meledak selama bulan Ramadan. [mereka menuntut tutupnya kedai nasi sepanjang saat berpuasa. Mereka memukul orang yang kebetulan makan atau merokok dihadapannya]. Selama bulan ini, mereka seperti manusia yang talinya dilepaskan.

Ini adalah ritual-ritual dari para penyembah berhala (pagan) di Arabia yang di-istilahkan oleh Muhammad sebagai orang-orang bodoh, tetapi anehnya Muhammad sendiri meng-kopi ritual-ritual mereka yang tak masuk akal itu. Sekarang, terimakasih untuk Islam karena praktek-praktek dari orang-orang bodoh itu sekarang dipraktekkan oleh orang Muslim di seluruh dunia.

Muslim mengklaim bahwa Adam dan semua nabi-nabi yang lain adalah orang Muslim. Apa buktinya? Beban untuk membuktikan ada pada mereka. Orang Muslim mengaburkan klaim dengan bukti. Mereka berpikir bahwa klaim Muhammad merupakan bukti. Ketika anda meminta bukti, mereka mengutip Qur’an. [Kebenarankah itu?]. Hanya sampai di sinikah level kecerdasan orang-orang yang sekarang mengklaim bahwa mereka ingin mendominasi dunia dengan kebenaran?

Islam tidak memiliki hubungan dengan agama-agama Alkitabiah. Berbeda dengan yang dipikirkan oleh orang Muslim, orang Arab telah menyembah Allah sekurangnya 2500 tahun sebelum Muhammad. Buktinya: Ayah Muhammad dan banyak orang Arab lainnya bernama Abdullah. [Allah tidak sekalipun “berbicara secara live” dengan Muhammad. Allah orang-orang pagan Arab selalu dilekatkan dengan Putri-putrinya. Jadi atas otoritas apa maka Muhammad tiba-tiba bisa melepaskan allah ini dari putrinya dan menjadikannya ALLAH SWT? Bagaimana dengan nasib/ hukuman terhadap putri-putri allah tersebut?] Jadi klaim bahwa Islam adalah agama yang menyempurnakan Yudhaisme dan Kekristenan hanyalah sebuah klaim kosong, pepesnya kosong.

___________________________
___________________________
 "Semoga Para Pemuda Bangsa Setanah Air ku. Dapat Segera Melihat Kebenaran Ini"